Cerita My Friends Forever BHG 2
Pada suatu hari Lovita kaget karena kucing kesayangannya
hilang.”tring......tring......tring.......” bunyi hp lovita.lovita mengangkat
hpnya. lovita berkata “halo nikita”. dengan perasaan sedih. ”iya ini aku kamu
kok kedengeran sedih”. kata nikita dengan perasaan bingung. “Kucing
kesayanganku hilang entah kemana kemana”, kata Lovita dengan rasa sedih. Ooh
jangan sedih Nikita akan telfon teman-teman ya....
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~”Beberapa
jam kemudian”~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
“tring....tring.....tring.....”, suara telepon. “Hallo
ini siapa? ”. Kata Lovita. “ini aku Nikita”, kata Nikita. “Oh iya ada apa?”,
kata Lovita. ”Ini semuanya setuju untuk mencari kucingmu yang hilang”, kata
Nikita. “Sebentar aku mau ngepprin foro kucingku, sekalian kita berkuumpul di
pos ya “, kata Lovita. “Oke aku tungguya”, kata Nikita.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~”Beberapa
jam kemudian”~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
“Ayo kita mencari kucingnya Lovita”, kata Sherin dengan
semangat. ” Tetapi nama kucingnya siapa?”, tanya Elisha dengan bingung. “Oh iya
nama kucing ku Cila”, kata Lovita dengan rasa malu. “Ooh namanya Cila kok
namanyan lucu”,kata Nikita. ”ayo kita sekarang cari Cila”, kata Sherin dengan
semangat. “Go!!!!!”. Kata mereka. “Assalammualaikum ustadz tau kucingnya Lovita?”,
tanya Sherin. “Ustadz tidak tau Sherin”, kata ustadz. “ya gakpapa ustadz cuman
tanyak, Waalaikumsalam ustadz aku pergi duluya ustadz”, kata Sherin dengan
buru-buru. “Iyadah”, kata ustadz.
Teman teman yang lain sedang mencari kucing Lovita nyan
hilang dan teman–teman menayakan kepada teman-teman yang lain saat menanyakan
kepada Lovi teman Elisa berkata kepada Lovi”, hallo Lovi kamu tau kucingnya
Lovita namanya Cila ada kalungnya”. kata Elisa. ”Oh sepertinya aku melihatnya”,
kata Lovi teman Elisa. “Tapi dimana?’, kata Elisa. “sepertinya lewat
kanan”,kata lovi teman Elisa. “Oh terimakasi aku pergi dulu”,kata Elisa. Dan
teman-teman yang lain melanjutkan menctari Cila.”Hai Lovita ”,kata Elisa,
Sherin,dan Nikita. “hallo kalian sudah nemu kucingku?”,tanya Lovita.
“sepertinya aku tau kucingmu dimana”, kata Sherin. “dimana dimana?”, kata
Lovita. “Itu kucingnya ada di semak semak”, kata Elisa. “Oh iya benar
kucingku”, kata Lovita dengan terharu melihat kucingnya yang sedang menyusui
anaknya. “Ayo kita bawah kucingmu pulang”, kata Nikita
JAkhirnya Lovita senang
bersama kucing barunya.J
By: Ahmad Zaki

Comments
Post a Comment