Mahkluk hidup sangat
membutuhkan air bersih dalam kehidupan. Kita membutuhkan air bersih untuk
keperluan minum, memasak, mandi, mencuci dan keperluan lainnya. Untuk memenuhi
kebutuhan akan air bersih, kita mengambilnya dari sumber air tawar seperti air
tanah, air sungai dan mata air pegunungan.
Ketersediaan sumber daya air tawar sangat dipengaruhi oleh
keadaan lingkungan. Persedian air tanah tergantung oleh luasan daerah resapan
air. Hutan merupakan daerah resapan air yang dapat menyimpan air hujan menjadi
cadangan ari tanah.
Luasan hutan yang berfungsi sebagai daerah resapan air
semakin berkurang menyebabkan cadangan air tanah juga berkurang. Selain itu,
ketersedian air bersih dapat juga berkurang akibat pencemaran air dan tanah
yang terjadi karena kegiatan manusia.
Saat ini ketersedian air bersih semakin berkurang padahal
kebutuhan akan air bersih semakin bertambah karena jumlah penduduk yang semakin
bertambah. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya pelestarian sumber daya air
untuk menjaga ketersedian air bersih.
Berikut ini beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk
menjaga ketersedian air bersih bagi kehidupan.
1.
Menjaga luasan hutan sebagai daerah
resapan air agar tidak berkurang terus- menerus.
2.
Tidak melakukan pencemaran air dan tanah.
3.
Menghemat penggunaan air bersih
4.
Mengolah limbah berbahaya sebelum dibuang
ke perairan.
5.
Melakukan reboisasi hutan untuk
memperbaiki hutan yang telah terlanjur rusak.
6.
Memperbanyak taman kota sehingga dapat
menjadi daerah resapan air di tengah kota.
7.
Membuat lubang resapan air yang dapat
menyuplai cadangan air tanah.
Semoga
artikel ini dapat berguna J
BY:
isyam ramadan

Comments
Post a Comment